Tidak terasa
musim liburan yang tak seberapa sudah akan berakhir. Rasa malas yang
berkepanjangan telah berarak bersemayam dalam hati. Ya .. efek libur panjang. Celetukan
dari para pekerja yang kian sering didengar. Seperti juga diriku. Rasa malas
melangkahkan kaki untuk memulai rutinitas kerja yang sudah 4 hari belakangan
ini aku tinggalkan. Cuti yang dihabiskan untuk tidur memang tidak pernah
terasa. Sebagai seorang pekerja kilang sebutan pabrik untuk perusahan di negeri
jiran, siapalah aku yang menginginkan cuti yang lebih panjang. Ancaman
deportasi lebih menakutkan dan terngiang-
ngiang menyebabkan ringan angkat kaki dan memasuki area kerja seperti biasa. Seperti
kalender kerja perusahaan yang selalu mengadakan cuti bulanan setelah 3 bulan
kerja. Kami dengan senang hati menerima cuti yang diberikan. Cuti bulanan ini
tidak semua perusahaan di luar negeri berikan. Hanya satu atau tiga diantaranya
termasuk perusahaan dimana aku bekerja. Sebagai satu satunya motivasi bekerja
saat ini, 7 & 22 . apa itu 7 , 22 ? pasti kalian merasa aneh dengan angka
itu. Tentu hanya pekerja perusahaan western Dgital yang tahu makna sebenarnya
angka 7 dan 22. Angka itu angka misteri
yang selalu di tunggu – tunggu. Semua orang tidak pernah lelah menantikan angka
itu. Semua orang akan semangat jika angka itu di sebut. Ya angka itu ibarat
pengobat hati yang gulana. Hari dimana para pekerja menerima slip gaji. Itu lah hari yang sangat berarti. Meskipun selang
sehari saja hari itu berlalu sudah bukan hal yang wah lagi karena gaji hanya
lewat saja. Hahaha… salam hangat dari aku